<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>WORKSHOP &#8211; fannidwiblog</title>
	<atom:link href="https://fannidwi.com/category/workshop/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://fannidwi.com</link>
	<description>Practices make Perfect</description>
	<lastBuildDate>Wed, 21 Feb 2018 16:00:38 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.7.2</generator>
	<item>
		<title>Belajar Menemukan Rasa dibalik Tulisan penuh Cinta Bersama Dini Fitria</title>
		<link>https://fannidwi.com/2018/02/21/menulis-penuh-cinta-agar-tulisannya-kaya-rasa/</link>
					<comments>https://fannidwi.com/2018/02/21/menulis-penuh-cinta-agar-tulisannya-kaya-rasa/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 21 Feb 2018 16:00:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[WORKSHOP]]></category>
		<category><![CDATA[Menulisdengancinta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://fannidwiblog.wordpress.com/?p=984</guid>

					<description><![CDATA[Pernahkah merasa tulisan kita hambar, tanpa rasa??? ibarat makanan yang hambar kurang garam, saya tidak akan melanjutkan atau meneruskan menyantap makanan hambar tersebut. Akhir-akhir ini saya merasakan momen di saat saya menjadi kurang mood dalam menulis blog, sehingga tulisan saya pun seperti makanan yang hambar. Bagaimana mengembalikan rasa dalam menulis??? Suatu ketika saya pun mendapat&#8230; <a class="more-link" href="https://fannidwi.com/2018/02/21/menulis-penuh-cinta-agar-tulisannya-kaya-rasa/">Continue reading <span class="screen-reader-text">Belajar Menemukan Rasa dibalik Tulisan penuh Cinta Bersama Dini Fitria</span></a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Pernahkah merasa tulisan kita hambar, tanpa rasa??? ibarat makanan yang hambar kurang garam, saya tidak akan melanjutkan atau meneruskan menyantap makanan hambar tersebut. Akhir-akhir ini saya merasakan momen di saat saya menjadi kurang mood dalam menulis blog, sehingga tulisan saya pun seperti makanan yang hambar. Bagaimana mengembalikan rasa dalam menulis???</p>
<p>Suatu ketika saya pun mendapat info dari fanpage ISB (Indonesian Social Blogpreneur) akan ada workshop &#8220;Menulis dengan Cinta&#8221; dengan narasumber Mbak Dini Fitria yang merupakan penulis Novel Trilogi &#8220;Muhasabah Cinta, Hijrah Cinta dan Islah Cinta&#8221;. Walaupun saya bukan pencinta Novel bahkan belum pernah membaca Novel Mbak Dini Fitria (maaf yah Mbak Dini :)), tapi hati saya  tergerak untuk mendaftar workshop ini karena saya ingin sekali bisa menulis dengan cinta agar bisa menemukan kembali rasa pada tulisan saya.</p>
<p>Pucuk dicinta ulam pun tiba, bak gayung bersambut, pihak ISB (Indonesian Social Blogpreneur) pun memilih saya sebagai salah satu dari 30 Blogger yang diundang dalam workshop tersebut. Tanpa berpikir lama, saya pun langsung mengajukan cuti di Kantor demi mengikuti workshop ini.</p>
<p>Rasanya sudah tidak sabar menunggu waktu itu datang, excited seperti sedang menunggu pacar <img src="https://s.w.org/images/core/emoji/15.0.3/72x72/1f642.png" alt="🙂" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /> <img src="https://s.w.org/images/core/emoji/15.0.3/72x72/1f642.png" alt="🙂" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /> sampai waktu yang dinanti pun tiba. Mendung dan sesekali gerimis menggelayut manja mengiringi langkahku  dari rumah menuju JSC Hive yang menjadi lokasi acara workshop.</p>
<p>Sampai di JSC Hive sekitar 45 menit lebih awal dan disambut oleh Founder ISB (Indonesian Social Blogpreneur) teh Ani Berta, Mbak Dama (admin ISB), perwakilan C2Live dan 2 (dua) orang blogger yang juga sudah datang lebih awal. Suasana yang dingin karena diluar hujan pun menjadi kontras dengan venue workshop JSC Hive yang cozy dan super nyaman karena dikelilingi oleh Bean Bag yang bikin betah berlama-lama duduk dan enggan untuk beranjak apalagi jika ditemani secangkir kopi panas&#8230;mmmhhhh hehehehe <img src="https://s.w.org/images/core/emoji/15.0.3/72x72/1f642.png" alt="🙂" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /> :).</p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-992" src="https://fannidwiblog.files.wordpress.com/2018/02/rekan2-blogger.jpg" alt="REKAN2 BLOGGER" width="3264" height="1836" /></p>
<p>waktu menunjukkan pukul 10.00 WIB, namun saya dan rekan-rekan Blogger harus bersabar menunggu karena mbak Dini Fitria sedang ada wawancara liputan dari NET TV yang juga nantinya akan meliput workshop ini. Suka sekali dengan style dan gaya berbicara mbak Dini Fitria yang khas, lugas, to the point dan smart.</p>
<p><img decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-991" src="https://fannidwiblog.files.wordpress.com/2018/02/net-tv.jpg" alt="NET TV" width="4608" height="2592" /></p>
<p>Akhirnya acara pun dibuka oleh Founder ISB, Teh Ani Berta yang juga akan memoderasi workshop ini. Selanjutnya perwakilan dari C2Live pun juga memberikan sambutan sekaligus memperkenalkan apa sih C2Live itu sebenarnya??</p>

<p>&nbsp;</p>
<p>Ternyata C2Live itu sendiri adalah wadah untuk menampung serta memfasilitasi tulisan-tulisan dan aspirasi dari para blogger untuk dipublikasikan di C2Live. Bpk. Enricko Lukman yang mewakili C2Live menjelaskan bahwa C2Live sendiri memiliki 3 (tiga) aktivitas utamanya yaitu :</p>
<ol>
<li>Menampung tulisan dari para Blogger yang dipublikasikan dan ditampilkan dalam Website C2Live dengan menyertai backlink dari tulisan aslinya.</li>
<li>Contest, melalui feature C2Live Connect, C2Live sering menyelenggarakan kontes atau lomba Blog bahkan C2Live juga menyediakan fasilitas untuk siapa saja, komunitas apapun untuk menggunakan platform mereka dalam menyelenggarakan Contest atau Lomba Blog.</li>
<li>Meet Up, dimulai dari tahun 2018 ini, C2Live bekerjasama dengan komunitas blogger menyelenggarakan event-event, dan workshop &#8220;Menulis dengan Cinta bersama Dini Fitria&#8221; ini menjadi event pertama yang diselenggarakan oleh C2Live.</li>
</ol>
<p>Workshop ini juga disponsori oleh Shafira Corporation yang menaungi Shafira Muslim Fashion, Zoya dan Zoya Cosmetic. Shafira sendiri sudah menggeluti bisnis busana muslim sejak 29 (dua puluh sembilan) tahun yang lalu, sampai akhirnya koleksi-koleksi busana muslimnya sudah melanglang buana sampai ke manca negara dengan ciri khasnya yang memadukan unsur tradisional dan couture.</p>
<p><img decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-993" src="https://fannidwiblog.files.wordpress.com/2018/02/safira-corp.jpg" alt="SAFIRA CORP" width="4608" height="2592" /></p>
<p>Shafira Corporation juga mengeluarkan brand Zoya. Zoya sendiri sudah memproduksi kebutuhan busana muslim dari atas sampai bawah, dari ciput, hijab, manset sampai busana muslim dengan harga yang relatif terjangkau dan memiliki store yang relatif lebih banyak dan  mudah ditemukan. Zoya juga mengeluarkan produk Kosmetik melalui brand Zoya Cosmetic.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-994" src="https://fannidwiblog.files.wordpress.com/2018/02/safira-hijab.jpg" alt="SAFIRA HIJAB" width="4608" height="2592" /></p>
<p>Tanpa berlama-lama, akhirnya Mbak Dini Fitria pun memulai workshop dengan antusias, se-antusias saya dan teman-teman Blogger lainnya yang ingin sekali bisa menulis dengan cinta.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-988" src="https://fannidwiblog.files.wordpress.com/2018/02/dini-fitria.jpg" alt="DINI FITRIA" width="4608" height="2592" /></p>
<p>Mbak Dini Fitria pun sedikit menceritakan awal mula kehidupannya sampai ia bisa menulis dengan cinta dan menuangkannya dalam Novel Triloginya. Mbak Dini Fitria ini sebelum menjadi penulis Novel merupakan Jurnalis, dan terakhir beliau ini dikenal sebagai produser dari program Jazirah Islam yang sangat Hits di masanya.</p>
<p>Mbak Dini Fitria dibesarkan dari keluarga yang memang sangat mencintai Buku dan sastra yang sudah terbiasa semasa kecilnya membaca buku-buku psikologi, sastra dan Novel sehingga membawanya ke dalam dunia Jurnalistik. Memulai karirnya sebagai Reporter hingga menjadi produser sebuah program televisi dan terakhir mengantarnya menjadi seorang penulis Novel Trilogi Cinta (Muhasabah Cinta, Hijrah Cinta, Islah Cinta) yang menjadi best seller.</p>
<p>Karir mbak Dini Fitria yang sukses bukan berarti mulus-mulus saja tanpa hambatan, Mbak Dini Fitria harus melakukan liputan untuk tempat atau obyek yang tidak ia senangi bahkan ia takuti, namun dunia jurnalistik membuatnya harus mengenyampingkan egonya, menghilangkan rasa takut dan ketidaksukaannya demi mendapatkan tayangan atau liputan yang bagus untuk dinikmati penonton televisi.</p>
<p>Bahkan dalam kehidupannya, Dini Fitria pernah divonis tidak bisa memiliki  anak dan divonis kanker Otak, namun tidak membuatnya patah semangat dan terus berikhtiar serta berdoa sampai akhirnya memiliki 2 (dua) orang anak dan hidupnya tetap ceria seperti saat ini.</p>
<p>Dini Fitria menceritakan perjalanannya mengunjungi India untuk pertama kalinya tahun 2011 ketika akan membuat liputan untuk tayangan televisi, Dini sama sekali tidak menemukan hal-hal yang membuat ia jatuh cinta pada India, bahkan banyak pengalaman tidak menyenangkan tentang India yang ia alami yang membuatnya bersumpah tidak akan pernah kembali lagi ke India.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-1006" src="https://fannidwiblog.files.wordpress.com/2018/02/india.jpg" alt="INDIA" width="4608" height="2592" /></p>
<p>Beberapa tahun kemudian tepatnya di tahun 2016 bersama dengan Falcon, Dini Fitria terlibat project menulis Novel dan siapa sangka jika Dini Fitria harus mengunjungi lagi India untuk project menulisnya&#8230;jadi teringat akan ucapan Dini Fitria beberapa tahun lalu yang bersumpah tidak akan lagi kembali ke India, ternyata malah mengharuskan Dini kembali ke India. Ungkapan &#8220;Hati-hati terhadap ucapan yang keluar dari mulutmu karena ucapan adalah doa&#8221; tepat untuk menggambarkan perjalanan Dini sampai akhirnya kembali ke India untuk kedua kalinya.</p>
<p>Berbeda dengan kunjungan pertamanya ke India, kunjungan kedua kalinya ke India ini Dini berusaha untuk mulai menemukan hal-hal yang membuat ia suka dan jatuh cinta dengan India, agar dia bisa menulis sebuah Buku/Novel dengan penuh Cinta, karena menurut Dini Fitria, sebuah tulisan yang menarik harus mempunyai rasa di dalamnya, agar pembaca bisa ikut merasakan rasa yang ada di dalam tulisan tersebut dan rasa itu baru akan tercipta jika kita bisa menulis dengan cinta.</p>
<p>Menulis dengan Cinta menurut Dini Fitria harus dengan rasa, kita harus mencintai dahulu, mengenal dahulu apa yang ingin kita tulis, seperti pepatah &#8220;tak kenal maka tak sayang&#8221;, seperti itulah kita dalam menulis.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-1007" src="https://fannidwiblog.files.wordpress.com/2018/02/dinfit.jpg" alt="DINFIT" width="4608" height="2592" /></p>
<p>Masih menurut Dini Fitria, tulisan yang bermanfaat itu adalah ketika tulisan itu memberikan inspirasi, bisa menggerakkan si pembaca untuk melakukan sesuatu &#8220;do something&#8221;. Tulisan yang bagus diawali dengan kalimat pertama (first sentences) yang bisa menarik pembaca untuk membaca tulisan kita dari awal sampai akhir, karena kalimat pertama (first sentences) menjadi lead-in dalam meng-<em>grab attention </em>pembaca.</p>
<p>Untuk membuat <em>First Sentence</em> atau kalimat prolog/pembuka dalam menulis Blog, gunakanlah kata-kata yang bisa memancing emosi, emnggugah rasa penasaran dan menggugah empati pembacanya.</p>
<p>Tulisan yang tanpa dihayati akan terasa hampa dan tidak memiliki rasa, jiwa. Inilah yang membuat Dini Fitria tergerak untuk menghayati tentang India, agar dia bisa menulis tentang India dengan penuh cinta. Dini berusaha menghayati environtment di India dengan tinggal di rumah penduduk setempat dan berbaur dengan penduduk india.</p>
<p>Dini Fitria juga menghimbau kepada kita rekan Blogger untuk menjadi Penulis yang memiliki identitas, ciri khas karena menjadi penulis yang biasa-biasa saja sudah terlalu banyak sehingga ciri khas lah yang bisa membedakan kita dengan penulis lainnya.</p>
<p>Dini Fitria menjelaskan bahwa ciri-ciri Feature Stories adalah bertutur, deskriptif menggambarkan peristiwa secara gamblang, informatif, gaya penulisan indah, memikat, naratif, prosais, imajinatif, memiliki <em>human of interest</em>.</p>
<p>Tanpa terasa waktu sudah menunjukkan jam 12, dimana harus dipotong terlebih dahulu untuk Ishoma (Istirahat Sholat Makan siang) dan nanti akan dilanjutkan sekitar pukul 13.00 WIB. Menu makan siang kita kali ini di sponsori oleh Kulina, yaitu Menu Ayam Betutu lengkap dengan plecing kangkungnya, dan rasanya enak.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-990" src="https://fannidwiblog.files.wordpress.com/2018/02/lunch-kulina.jpg" alt="LUNCH KULINA" width="4608" height="2592" /></p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-1005" src="https://fannidwiblog.files.wordpress.com/2018/02/kulina.jpg" alt="KULINA" width="4608" height="2592" /></p>
<p>Sedikit sharing bahwa Kulina ini merupakan start up yang bergerak di bidang jasa catering online yang sampai saat ini baru melayani wilayah Jakarta saja. Yang membedakan Kulina dengan catering online lainnya adalah Kulina ini tidak memiliki dapur sendiri, pertanyaannya dimanakah makanan dimasak?? ternyata Kulina ini bekerjasama dengan catering-catering lokal atau rumahan yang tersebar di wilayah Jakarta yang memiliki dapur yang bisa memproduksi makanan sampai 300 pax.</p>
<p>Terus bagaimana Kulina bisa menjaga kualitas makanannya sementara makanan diproduksi bukan di dapur Kulina sendiri?? jadi Kulina sendiri sudah menetapkan persyaratan untuk sebuah catering rumahan atau lokal yang ingin bekerjasama dengan Kulina, salah satunya ketika memproduksi makanan harus hygienis, menggunakan sarung tangan, masker dan penutup kepala agar makanan yang di produksi tidak tercampur dengan benda2 asing. Dan Kulina sendiri sudah menetapkan porsi atau takaran standar yang sama untuk semua dapur catering rumahan yang bekerjasama dengan Kulina sehingga porsi antara dapur yang satu dengan yang lainnya seragam.</p>
<p>Hebatnya lagi biayanya pun terjangkau di kantong para pekerja kantoran, paling tinggi adalah Rp. 25.000 per box makanan dan untuk ayam betutu komplit ini hanya mengeluarkan biaya Rp. 25.000,- per box sudah termasuk biaya ongkos kirim, wahhhh murah banget yah. Kemasan Lunch Box Kulina ini juga microwave friendly lho..karena kita bisa menghangatkan makanan di Microwave kantor bersama dengan box dari Kulina.</p>
<p>Sampai saat ini Kulina baru memiliki layanan untuk Makan siang saja dan baru merambah di wilayah Jakarta dengan sasaran utamanya adalah pekerja kantoran, sehingga ga perlu lagi ribet mikirin mau makan apa hari ini dan ga perlu mengantri.</p>
<p>Setelah selesai makan siang dan sholat, workshop pun dilanjutkan kembali oleh Mbak Dini Fitria. Kali ini topik yang dibahas lebih seru lagi yaitu terkait bagaimana cara menjadi Good Feature yaitu kita harus lebih peka, jam terbang banyak dan sering berlatih, memiliki identitas dan ciri khas serta harus konsisten dalam menulis.</p>
<p>Satu ungkapan dari Mbak Dini Fitria yang berkesan buat saya yaitu, &#8220;Menulis itu soal Rasa, temukan rasamu dan jagalah&#8221;. Bagaimana cara menemukan rasa pada tulisan?? yaitu menulislah dengan jujur dan bebas.</p>
<p>Akhirnya kata-kata Mbak Dini Fitria itu menyadarkan saya, dan saya menemukan apa yang menjadi kesulitan saya akhir-akhir ini dalam menulis, ya&#8230;saya tidak menulis dengan jujur dan bebas, karena kebanyakan tulisan dalam Blog saya adalah sebatas kewajiban yang harusa saya tunaikan dengan batas waktu singkat. Mungkin sebaiknya saya juga harus menemukan dulu rasa sebelum menulis, setidaknya bisa menemukan ketertarikan pada obyek atau subyek yang akan saya tulis barulah saya bisa menemukan rasa pada tulisan saya.</p>
<p>Ahh rasanya waktu 4 jam tidak cukup untuk workshop Menulis dengan Cinta ini, maunya seharian nih membahas topik yang menarik ini hehehehe.</p>
<p>Dan Workshop ini diakhiri dengan Pemberian cinderamata dari Shafira kepada Narasumber Mbak Dini Fitria, Moderator Mbak Ani Berta serta C2Live. Dan banyak hadiah yang diberikan oleh Shafira kepada 3 Tweet terbaik dan 2 postingan IG terbaik selama acara, alhamdulillah saya masuk sebagai salah satu yang berubtung dipilih sebagai best post on instagram yeaaayy&#8230;selamat kepada semua pemenang :).</p>

<p>Tak ketinggalan kita semua peserta Workshop mendapatkan Goodie Bag yang cantik dengan isi yang banyak sekali dari para sponsor, Terima kasih ISB, C2Live, Shafira, Zoya dan Zoya Kosmetik.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-1001" src="https://fannidwiblog.files.wordpress.com/2018/02/gb.jpg" alt="GB" width="4608" height="2592" /></p>
<p>Dan terakhir sebelum pulang, saya menyempatkan membeli buku Novel Mbak Dini Fitria yang alhamdulillah dapat diskon 10% dari harga normalnya serta bonus tandatangan dari Mbak Dini Fitria, yeaaayyy.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-999" src="https://fannidwiblog.files.wordpress.com/2018/02/buku-muhasabah-cinta.jpg" alt="BUKU MUHASABAH CINTA" width="2592" height="4608" /></p>
<p>Mudah-mudahan setelah membaca Novel Mbak Dini Fitria, saya jadi lebih peka dan bisa menulis dengan bebas sehingga bisa menemukan rasa untuk tulisan saya agar yang membaca tulisan saya tidak bosan.</p>
<p>Terima kasih Mbak Dini Fitria, you&#8217;re so inspired person <img src="https://s.w.org/images/core/emoji/15.0.3/72x72/1f642.png" alt="🙂" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://fannidwi.com/2018/02/21/menulis-penuh-cinta-agar-tulisannya-kaya-rasa/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>12</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hobby yang membawa Berkah, Yuk Belajar Nge-blog</title>
		<link>https://fannidwi.com/2017/07/18/hobby-yang-membawa-berkah-yuk-belajar-nge-blog/</link>
					<comments>https://fannidwi.com/2017/07/18/hobby-yang-membawa-berkah-yuk-belajar-nge-blog/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 18 Jul 2017 16:16:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[WORKSHOP]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://fannidwiblog.wordpress.com/?p=453</guid>

					<description><![CDATA[Assalammualaikum warahmatullahi wabarakatuh&#8230;. Akhirnya saya berkunjung lagi ke Blog ini yang sudah hampir setahun tidak saya kunjungi&#8230;haii..haii kangen gak sama saya?? hihihihi *pede banget*. kali ini saya mau menulis tentang Blog,  sekaligus ingin memperkenalkan tentang dunia blog kepada siapapun yang hobby menulis tetapi belum memiliki Blog. Alhamdulillah hari ini diberi kesempatan untuk mendapatkan ilmu, menambah&#8230; <a class="more-link" href="https://fannidwi.com/2017/07/18/hobby-yang-membawa-berkah-yuk-belajar-nge-blog/">Continue reading <span class="screen-reader-text">Hobby yang membawa Berkah, Yuk Belajar Nge-blog</span></a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Assalammualaikum warahmatullahi wabarakatuh&#8230;.</p>
<p>Akhirnya saya berkunjung lagi ke Blog ini yang sudah hampir setahun tidak saya kunjungi&#8230;haii..haii kangen gak sama saya?? hihihihi *pede banget*.</p>
<p>kali ini saya mau menulis tentang Blog,  sekaligus ingin memperkenalkan tentang dunia blog kepada siapapun yang hobby menulis tetapi belum memiliki Blog.</p>
<p>Alhamdulillah hari ini diberi kesempatan untuk mendapatkan ilmu, menambah wawasan dan teman dalam &#8220;Workshop Blogging : Hobby dan Profesi&#8221; yang diselenggarakan oleh Repzoneid dan Komunitas Indonesian Social Blogpreneur (Komunitas ISB) dan Republika yang bertempat di Gedung Republika, Warung Buncit, Mampang Jakarta Selatan. Dari awal tahu tentang acara ini di akun Instagram Komunitas Indonesian Social Blogpreneur langsung buru-buru daftar buat ikutan workshop ini karena narasumbernya Mbak Ani Berta, Blogger yang selalu menginspirasi banyak orang dan saya ingin memperdalam ilmu tentang blogging sekaligus mendengarkan langsung pengalaman-pengalaman hebat Mbak Ani Berta di dunia blogging agar saya bisa semakin semangat untuk menulis di Blog. Begitu nama saya terpilih sebagai salah satu partisipan workshop, saat itu juga saya mengosongkan jadwal di tanggal 16 Juli 2017 dari semua acara dan kegiatan agar bisa fokus mengikuti workshop tersebut.</p>
<p>Hari yang dinanti pun tiba, pagi-pagi di tanggal 16 Juli 2017 dengan semangat 45 saya pun berpamitan dengan suami dan anak-anak untuk menimba ilmu di Gedung Republika, dan ini pertama kalinya saya menjejakkan kaki ke gedung Republika, alhamdulillah gak pake nyasar karena sering melewati gedung ini. Ternyata bukan hanya saya yang antusias datang ke gedung Republika pagi ini, tapi ada banyak sekali orang-orang (lebih dari  60 orang), baik tua maupun muda dari semua profesi yang semangat datang pagi-pagi di hari weekend ke Gedung Republika demi mendapatkan ilmu, menambah wawasan dan menambah banyak teman di dunia blogging.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-580" src="https://fannidwiblog.files.wordpress.com/2017/07/20170716_151521.jpg" alt="20170716_151521" width="4608" height="2592" /></p>
<p>Saya sudah sangat familiar dengan Republika karena sejak kecil, keluarga kami sudah terbiasa dengan berita-berita yang ada di koran Republika yang merupakan langganan mama dan papa saya&#8230;walaupun familiar dengan korannya tapi belum pernah seumur-umur mampir ke Kantor atau Gedung Republika. Akhirnya saya pun mendapatkan kesempatan menjejakkan kaki ke Gedung Republika di Warung Buncit, Mampang Prapatan untuk menghadiri Workshop &#8220;Blogging : Hobby dan Profesi&#8221;&#8230;kesan pertama ketika samapi di Gedung Republika : Antik, bersejarah dan hangat seperti koran Republika yang sudah ada sejak dulu dari jaman saya masih kecil dan bahkan sebelum saya lahir.</p>
<p>Sampai di meja registrasi ternyata sudah banyak antrian orang-orang yang haus akan ilmu blogging yang rela datang pagi-pagi di waktu weekend yg seharusnya bersama keluarga. Sambil menunggu peserta-peserta yg lainnya datang kami pun disuguhkan Coffee Break mulai dari Teh, Kopi dan snack/cemilan sesekali sambil berkenalan dan ngobrol dengan rekan-rekan blogger lainnya dan bertukar informasi seputar blog. Alhamdulillah acara dimulai tidak terlalu ngaret, jam 09.30 pagi acara pun dibuka oleh MC (Master of Ceremony) Mas Rahayu Saputro dengan Games Zena Zeni yang melatih konsentrasi sebagai pemanasan agar semangat dan fokus mengikuti workshop hari ini, dan terbukti games tadi membuat saya jadi fokus mengikuti workshop dari awal sampai selesai.</p>
<p>Setelah Games selesai, acara inti pun dimulai, Mbak Ani Berta sebagai Narasumber dan pembicara pun langsung membawakan materi yang pertama yaitu menjelaskan mengenai sejarah Blog dan sejak kapan Blog itu lahir, kita perlu mengetahui sejarah sesuatu yang akan menjadi hobby kita dan yang akan kita tekuni nantinya karena tak kenal maka tak sayang.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone  wp-image-481" src="https://fannidwiblog.files.wordpress.com/2017/07/20170716_095753.jpg" alt="20170716_095753" width="437" height="530" /></p>
<p>Mbak Ani Berta menjelaskan bahwa dengan menulis di dalam suatu Blog tidak hanya akan mendatangkan manfaat bagi orang-orang yang membacanya tapi juga bisa membukakan pintu rezeki kita, seperti adek Rosinta Gabriela (Sinta) yang berawal dari Quiz Hunter akhirnya bisa mengembangkan kemampuan dan bakat menulisnya di dalam Blog setelah mendapatkan arahan dari Mbak Ani Berta untuk membuat Blog dan mengabadikan semua pengalaman-pengalamannya dalam bentuk tulisan di Blog, dan setelah membuat Blog pintu rezeki pun terbuka buat Sinta yang mendapat kesempatan menjadi Buzzer di salah satu kementerian dan job-job lainnya berkaitan dengan Blog.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone  wp-image-479" src="https://fannidwiblog.files.wordpress.com/2017/07/20170716_101151.jpg" alt="20170716_101151" width="533" height="948" /></p>
<p>Wahhh seru yah dunia Blogging, berawal dari Hobby menulis bisa mendatangkan segudang manfaat dan rezeki juga buat penulisnya. Jadi penasaran kan pengen tau lebih dalam mengenai Blog. saya akan mencoba merangkum bagian penting dari workshop ini agar bisa menarik minat teman-teman lainnya yang punya hobby menulis atau curhat untuk membuat Blog.</p>
<p>Tujuan menulis Blog :</p>
<ol>
<li>Menciptakan sejarah sendiri, dengan Blog bisa membuat sejarah dan prestasi buat kita sendiri, banyak opportunity yang datang ketika blog kita di view banyak orang.</li>
<li>Menambah wawasan</li>
<li>Mengembangkan Hobby menulis</li>
<li>Curhat, jarang sekali saat ini Blogger menuliskan tentang personal.</li>
<li>Bahan Penulisan buku, pengalaman2 kita di bidang2 tertentu bisa kita kumpulkan di dalam Blog yang kemudian bisa di buatkan suatu buku,</li>
<li>Blogger bisa menjadi Citizen Jurnalis, bukan pesaing wartawan tapi merupakan partner dari para jurnalis wartawan,</li>
<li>Penghasilan</li>
<li>Promosi</li>
<li>Kampanye politik, jika ingin membuat tulisan tentang Blog, asal jangan menimbulkan perebatan dan provokasi.</li>
</ol>
<p>Kegiatan apa saja sih yang ada dalam aktivitas Blog?? Mbak Ani Berta menjelaskan bahwa banyak kegiatan yang bisa dilakukan dalam aktivitas sebuah Blog seperti : Menulis artikel berupa Opini, Reportase, Fiksi dan Non-Fiksi; Blogwalking ke Blog-blog orang lain; Mencari referensi untuk menulis; Membuat Konten Blog dengan tulisan tema tertentu, Video, Musik, Animasi dan lain-lain; Optimasi SEO.</p>
<p>saya sangat tertarik dengan poin Blogwalking ke Blog-blog lain, ini adalah kegiatan dimana kita sebagai blogger yang sudah memiliki Blog melakukan kunjungan atau mampir ke Blog orang lain untuk membaca tulisan-tulisan dari Blogger yang lain, kalo udah mampir atau singgah jangan cuma sekedar lewat aja tapi benar-benar masuk ke dalam tulisannya, ikut memberikan komentar karena menurut Mbak Ani Berta jika kita memberikan komentar pada tulisan orang lain, maka link blog kita akan tersimpan di Blog orang yang kita singgahi.</p>
<p>Jadi jangan segan-segan yah meninggalkan jejak di blog orang lain biar terjadi interaksi saling comment dan siapa tahu Blog kita pun akan dikunjungi oleh blogger yang kita komentari tulisannya, jadi saling menguntungkan dong yah&#8230;ibarat tamu kalo sering mampir dan singgah maka akan meninggalkan kesan buat yang empunya rumah dan biasanya yg empunya rumah akan melakukan kunjungan balasan sebagai wujud menghargai dan bersilahturahmi.</p>
<p>Ada beberapa jenis platform Blog yang bsa digunakan oleh teman-teman yang ingin membuat Blog, yaitu : Blogspot (untuk pemula, user friendly), WordPress, Blogdetik, Thumblr, dan Domain sendiri (platform berbayar).</p>
<p>Sampai saat ini saya masih menggunakan blog yang gratisan karena masih pemula dan masih belum banyak tulisan jadinya pake blog gratisan dulu. Saya menggunakan wordpress untuk blog saya, nah wordpress ini agak susah untuk pemula yang baru banget bikin Blog, di awal-awal saya bikin blog di wordpress, saya agak kesulitan untuk mengerti tools bar yang ada di wordpress. jadi bagi pemula yang baru mau bikin blog, ikut saran Mbak Ani Berta yaitu menggunakan Blogspot saja karena lebih user friendly.</p>
<p>Saya ada rencana untuk menggunakan Blog yang berbayar dalam waktu dekat setelah saya memperbaii tulisan saya dan memperbanyak kuantitas menulis saya, dan setelah mendengar workshop mbak Ani Berta ini saya jadi makin terpacu untuk leBih rajin menulis.</p>
<p>Ada beberapa poin penting yang harus diperhatikan bagi pemula dalam membuat dan menulis Blog, yaitu : (1) Dapat mengoperasikan Komputer (kalo ini udah pasti dong yah, bagaimana mau bikin Blog jika tidak mengerti sama sekali dengan komputer); (2) Memiliki email aktif (tentu saja harus mempunya email aktif karena segala notifikasi dari blog akan disampaikan kedalam email kita yang aktif); (3) Menyiapkan foto, file tulisan atau video yang akan diupload; (4) Terkoneksi dengan internet (ini bukan Indomie telor kornet yaaah hahahhaha, maaf malam-malam gini bawaannya lapar).</p>
<p>Untuk email yang aktif, saya menggunakan Google atau Gmail karena lebih  user friendly menurut saya, tapi silahkan teman-teman memilih sendiri email yang comfortable buat teman-teman.</p>
<p>Mbak Ani Berta juga menjelaskan betapa pentingnya membuat Label dalam suatu blog yang masih bercampur-campur tema tulisannya alias masih gado-gado, agar mempermudah untuk mengkategorikan jenis tulisannya, sehingga kita tidak perlu membuat beberapa blog, cukup 1 (satu) blog tapi ada bermacam jenis bidang tulisan di dalamnya berdasarkan kategorinya.</p>
<p>Nahhh jadi dapat ilmu lagi nih mengenai Label pada Blog, karena Blog saya ini masih gado-gado alias semua topik tulisan bercampur dan belum dibuatkan Labelnya. Dapat tugas baru nih nantinya untuk merapikan Blog dengan menggunakan Label.</p>
<p>Sebelum istirahat siang, Pemimpin Redaksi REPUBLIKA memberikan sambutannya kepada semua peserta workshop sambil menjelaskan mengenai @repzoneid. Jadi @repzoneid ini adalah komunitas media sosial yang dikelola oleh tim khusus yang menangani media sosial atau yang sudah berpengalaman di dunia media sosial. @repzoneid juga membuka kesempatan bagi siapapun yang ingin bergabung dengan komunitas ini sebagai wadah silahturahmi, sharing session yang sama-sama saling memberikan banyak manfaat.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone  wp-image-510" src="https://fannidwiblog.files.wordpress.com/2017/07/20170716_1128170.jpg" alt="20170716_112817(0)" width="450" height="800" /></p>
<p>Workshop pun dihentikan sebentar untuk memberikan kesempatan pada seluruh beserta melakukan Istirahat siang (makan siang dan sholat). Senang sekali Penyelenggara acara ini menyediakan tempat sholat yang berada di samping ruangan workshop yang memudahkan kami untuk beribadah tanpa harus keluar jauh dari gedung.</p>
<p>Sekitar jam 13.00 WIB, workshop pun dimulai kembali dengan topik yang lebih seru lagi yaitu &#8220;Memulai dan Menggali Peluang dari Blog&#8221;, disini Mbak Ani Berta banyak sharing mengenai pengalaman-pengalaman beliau yang mendapatkan banyak peluang dan kesempatan dari menulis di Blog.</p>
<p>Beberapa pengalaman Mbak Ani Berta yaitu mbak Ani Berta pernah menulis mengenai perempuan dalam Blog nya, dan tulisan tersebut rupanya dilirik oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) yang akhirnya mbak Ani Berta mendapatkan tawaran dari KPPPA untuk bergabung dalam kampanye KPPPA dan mendapatkan SK serta rutin mendapatkan Fee dari KPPPA.</p>
<p>Tidak hanya sampai disitu, bahkan mbak Ani Berta mendapatkan juga tawaran dari NGO Australia untuk melakukan interview atau wawancara dengan tokoh wanita di 10 Provinsi yang telah membawa perubahan bagi daerahnya selama kurang lebih 3 bulan dimana akomodasi, transportasi, uang saku dibiayai oleh NGO Australia dan mendapatkan Fee juga yang dibayarkan per hari.</p>
<p>Bukan hanya itu, Mbak Ani Berta yang single parent ini bahkan membiayai keluarga, sekolah anaknya dan bisa melunasi KPR rumahnya dari hasil nge-blog loh&#8230;whaaa keren banget yah&#8230;sebegitu banyaknya peluang rezeki dari menulis di Blog, dan masih banyak pengalaman Mbak Ani Berta lainnya yang tidak sempat diceritakan semuanya, nanti aja japri langsung ke beliau yah biar pada kenal dan akrab serta makin termotivasi buat bikin Blog dan menulis di Blog, nih saya kasih medsos nya mbak Ani dan emailnya yang aktif biar bisa konsultasi atau nanya-nanya lebih dalam mengenai Blog.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone  wp-image-492" src="https://fannidwiblog.files.wordpress.com/2017/07/20170716_095940.jpg" alt="20170716_095940" width="502" height="893" /></p>
<p>Terkadang kita sering kebingungan atau kehabisan ide mau menulis apa lagi yah di Blog. Ada beberapa bahan untuk dijadikan artikel Blog yaitu : Lingkungan sekitar; kejadian yang ditemukan di suatu tempat; Pengalaman Pribadi; Pengalaman orang lain dan Penelitian Ilmiah. Jadi sekarang udah tidak kebingungan lagi dong yah mau nulis apa di Blog, pengalaman pribadi alias curhat aja udah bisa jadi beberapa artikel gak habis-habis tuh hihihihihi.</p>
<p>Ketika kita sudah membuat Blog, ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam aktivitas Blog, yaitu :</p>
<ul>
<li>Kita harus mengupdate rutin  tulisan kita mulai dengan jadwal seminggu sekali untuk menulis.</li>
<li>Harus rajin share link artikel tulisan kita di Google+ dan sosial media seperti Facebook, Twitter dan Instagram.</li>
<li>Investasi gambar, video dan design.</li>
<li>Menyempatkan diri untuk mengikuti workshop, talkshow dan event.</li>
<li>Banyak membaca.</li>
<li>Networking</li>
</ul>
<p>Mbak Ani Berta juga menjelaskan tentang peluang-peluang yang bisa kita dapatkan dari menulis di Blog. Berawal dari Blogger, bisa menjadi Copy Writer, Book Writer dan Content Writer. Whaaa menarik yah peluang-peluangnya.</p>
<p>Menulis itu harus dilakukan dengan suka cita, dengan senang, untuk itu ketika akan menulis, kita dapat memulai dari hal-hal yang kita sukai yaitu : (1). Hobby, kita bisa melakukan review mengenai Film, review mengenai suatu restoran. (2).Curahan Hati (Curhat), kita bisa membuat suatu Cerpen, Essay, Prosa, Puisi berdasarkan pengalaman pribadi kita atau bisa dengan mengolah isi buku Diary. (3). Minat, kita bisa menulis pada Jurnal warga, mengisi kolom berita, menulis Blog atau bisa juga membahas latar belakang pendidikan atau skill/kemampuan yang kita miliki.</p>
<p>Sebelum menulis, kita juga harus menjadi diri sendiri sehingga tulisan yang kita tulis nantinya memiliki karakter atau jati diri kita sendiri, menulis dengan ekspresif dan percaya diri, mengedit tulisan setelah selesai menulis dan mulai menulis sekarang juga, karena biasanya seringkali ditunda, nanti&#8230;nanti&#8230;dan ujung-ujungnya males buat mulai menulis, sebaiknya ketika kita sedang bersemangat untuk menulis atau ketika mendapatkan ide untuk menulisa harus segera dituangkan di dalam blog agar kita tidak menunda-nunda yang pada akhirnya membuat kita malas untuk memulai menulis.</p>
<p>Akhirnya workshop pun selesai dan semua peserta puas serta dapat menyerap semua materi yang dibawakan oleh Mbak Ani Berta. Saya sendiri pun merasa bersyukur bisa hadir dalam workshop ini, karena selain ilmu blogging yang saya dapatkan oleh pakarnya, saya juga bertemu dengan banyak sekali teman-teman baru dari yang tua sampai yang muda. Dan bonusnya dari ikut workshop kali ini, saya dapat hadiah celana kulot dan rok panjang dari @i_shoppedhere sebagai best Post on Instagram&#8230;yeayyy alhamdulillah banyak sekali berkah di hari minggu ini. Acara ditutup dengan berfoto bersama. Terima kasih @repzoneid @republikaonline @komunitasisb dan @i_shoppedhere yang sudah sukses menyelenggarakan workshop hari ini dan special thanks buat Mbak Ani Bertha yang sudah memberikan materi dan ilmu blogging yang bermanfaat sekali buat saya dan teman-teman.</p>

<p>Semoga tulisan saya ini dapat memberikan manfaat bagi siapa saja yang membacanya serta dapat menjadi motivasi buat semua yang tertarik dengan menulis untuk membuat sebuah Blog.</p>
<p>Akhir kata saya mengucapkan mohon maaf apabila ada kesalahan atau kata-kata yang kurang berkenan dalam penulisan saya. Sampai berjumpa lagi pada tulisan saya berikutnya <img src="https://s.w.org/images/core/emoji/15.0.3/72x72/1f642.png" alt="🙂" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /> :).</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Wassalammualaikum wr.wb.</p>
<p>Fanni Dwi Abriyanti</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://fannidwi.com/2017/07/18/hobby-yang-membawa-berkah-yuk-belajar-nge-blog/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>8</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
